Senin, 20 Mei 2019

Aplikasi Pencarian Lokasi Wisata Danau Toba dan sekitarnya


 https://play.google.com/store/apps/details?id=www.tobaconnect.com



https://play.google.com/store/apps/details?id=www.tobaconnect.com



https://play.google.com/store/apps/details?id=www.tobaconnect.com


https://play.google.com/store/apps/details?id=www.tobaconnect.com


https://play.google.com/store/apps/details?id=www.tobaconnect.com


https://play.google.com/store/apps/details?id=www.tobaconnect.com













Hutan Lindung di Lampung dan Jambi Dijarah Sindikat

Polisi kehutanan dari Kesatuan Pengelolaan Hutan Batutegi, Kabupaten Tanggamus, Lampung, dibantu aparat dari Kepolisian Sektor Pulau Panggung dan anggota TNI dari Koramil 424-08 Pulau Panggung menyita 44 batang kayu hasil pembalakan liar dari dalam kawasan Register 39, kawasan hutan lindung Batutegi, Senin (28/1/2019). Sebanyak 50 batang kayu yang ditemukan pada Senin dini hari hilang sebelum diamankan petugas.


KOMPAS— Pembalakan liar di kawasan hutan lindung di Provinsi Lampung masih marak. Para pelaku mengincar kayu sonokeling. Selain terorganisasi, jaringan pelaku juga sampai ke para petugas hukum.
Kamis (9/5/2019), tim gabungan dari Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Kota Agung Utara serta Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sumatera menyita 70 balok kayu sonokeling yang diduga hasil pembalakan di Register 39, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Petugas juga menangkap empat orang yang diduga bagian dari jaringan pembalakan liar.
Keempat tersangka ditangkap saat hendak mengangkut kayu dari kawasan hutan lindung menggunakan truk. Para tersangka adalah sopir truk (AR), pemberi modal, dan penampung kayu ilegal (JN). Warga sekitar, IB, pencari kayu sonokeling yang akan ditebang. BW tukang ukur kayu.
Petugas belum bisa menangkap tersangka eksekutor atau penebang kayu. ”Petugas mengintai tiga hari. Mereka sempat menghentikan operasi karena tahu ada petugas,” kata petugas polisi kehutanan dari KPH Kota Agung Utara, Dodi Hanafi, Minggu (19/5).
Tiga bulan terakhir, kata Hanafi, ada tiga kasus pembalakan liar di kawasan KPHL Kota Agung Utara. Para penebang kayu umumnya warga dari luar kawasan.
Penyidik Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sumatera, Romi Akbar, menuturkan, sindikat terorganisasi. Setiap orang punya peran: pencari kayu, penebang, pengangkut, hingga pemodal.
Pola komunikasi pembalak liar terputus. Anggota tertangkap mengaku tak saling kenal. Dapat perintah lewat telepon. Di Jambi, aparat penegak hukum dituntut tegas menindak pelaku pembalakan dan tambang liar. Presiden juga diharapkan tidak ragu bertindak tegas.
Direktur Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi, Rudi Syaf, mengatakan, pembalakan dan tambang liar menghancurkan lingkungan, semasif pembakaran lahan. ”Presiden jangan ragu beri sanksi atau mencopot pimpinan aparat yang tak mampu mengatasi pembalakan dan tambang liar,” katanya.
Diberitakan, kedua aktivitas ilegal itu marak di sejumlah daerah. Di Jambi, pencurian kayu menghancurkan hutan alam tersisa di ekosistem Bukit Tigapuluh ataupun ekosistem gambut Berbak-Sembilang.  Tambang liar minyak masif di Kabupaten Batanghari. Adapun tambang emas liar menyebar di sepanjang hulu Daerah Aliran Sungai Batanghari.
Pekan lalu, tim Direktorat III Tindak Pidana Terbatas Bareskrim Polri mendapati aliran kayu-kayu ilegal memasok kebutuhan industri kayu di Jambi. Jumlah kayu curian lebih dari 2.000 meter kubik. (VIO/ITA)

Lintas Sumatera Memprihatinkan

Kondisi Jalan Lintas Sumatera ruas Palembang-Jambi kian memprihatinkan, Senin (25/2/2019). Banyak jalan bergelombang dan berlubang. Akibatnya, waktu tempuh pun meningkat hingga dua kali lipat dan kerap terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa. Pemerintah diharapkan segera memperbaiki jalan tersebut.


KOMPAS Kondisi Jalan Lintas Sumatera rute Palembang-Jambi memprihatinkan. Sejumlah ruas jalan rusak sedang hingga berat. Waktu tempuh perjalanan meningkat karena macet panjang. Rusaknya jalan juga jadi penyebab kecelakaan yang merenggut korban jiwa.
Senin (25/2/2019), Suratman (47) sedang menunggu bantuan. Truk yang ia kemudikan terperosok di bahu Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, dalam perjalanan dari Sungai Lilin menuju Pelabuhan Boom Baru, Palembang. Sejak subuh, ia berupaya mengeluarkan truk bermuatan 23 ton minyak kelapa sawit mentah (CPO), tetapi tak berhasil.
Kondisi Jalinsum, terutama yang menghubungkan Palembang-Jambi, berlubang dan bergelombang hampir di semua ruas. Kondisi itu terjadi sejak empat bulan lalu.
Di sejumlah titik ruas jalan, debu pekat mengganggu pengendara. Di bahu jalan, banyak tumpukan tanah bekas galian. Rabu (13/2), kecelakaan terjadi di Lubuk Karet, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin. Akibatnya, 3 orang tewas dan 10 orang luka-luka.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin Supriyadi mengatakan, kecelakaan kerap terjadi di Jalinsum ruas Palembang-Jambi. Selain jalan rusak, juga ada tikungan tajam di beberapa ruas jalan.
Jalan sangat sempit dibandingkan jumlah kendaraan yang lewat. Ia berharap jalan dilebarkan untuk mengurangi kemacetan dan kecelakaan.
Sabtu (23/2), Kompas menyusuri Jalinsum dari Palembang-Bayung Lencir sejauh 138 kilometer. Beberapa ruas jalan tampak rusak parah, terutama di Kecamatan Sungai Lilin dan Bayung Lencir.
Kompas menyaksikan, dua truk terguling sehingga terjadi kemacetan sekitar 7 kilometer. Untuk mencapai Kecamatan Bayung Lencir perlu waktu 7 jam. Padahal, normalnya hanya 4 jam. Jalinsum merupakan jalur strategis dan jadi akses utama pengangkutan komoditas seperti karet, sawit, kayu, dan CPO.
Kepala Dinas Perhubungan Musi Banyuasin Pathi Ridwan mengatakan, pemda, perusahaan, dan masyarakat sekitar memperbaiki jalan secara swadaya. Lubang jalan ditambal dengan batu agregat. ”Kami sangat berharap jalan segera diperbaiki,” katanya.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Palembang V Syaiful Anwar menjelaskan, dari 390 kilometer panjang jalan Jalinsum yang menghubungkan Sumsel- Jambi dan Sumsel-Lampung sekitar 15 persen rusak.
Hal itu akibat muatan kendaraan yang melebihi kemampuan jalan serta drainase tertutup oleh pembangunan warga di bahu jalan. Akibatnya, air hujan menggenangi dan merusak jalan.
Untuk perbaikan sejumlah ruas Jalinsum tahun 2019,dianggarkan dana Rp 1,4 triliun. (RAM)

Trans-Sumatera Berbenah

Jalan Tol Trans-Sumatera terus berbenah menyambut pemudik. Kemacetan, minimnya tempat istirahat, dan ancaman tindak kejahatan tetap perlu diwaspadai saat melintasi jalur ini.

 
Foto udara Jalan Tol Trans-Sumatera dan Jalan Lintas Timur Sumatera yang langsung terhubung ke Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan, diambil pada Minggu (19/5/2019). Kawasan itu menjadi gerbang utama masuknya kendaraan dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera. Arus kendaraan dan pemudik pada Lebaran 2019 yang melewati daerah itu diperkirakan naik sekitar 15 persen dibandingkan dengan tahun lalu.


 

 KOMPAS Pemerintah terus membenahi Jalan Tol Trans-Sumatera dari Bakauheni, Lampung, hingga Palembang, Sumatera Selatan, agar siap digunakan pada tujuh hari menjelang Lebaran atau H-7. Masalah seperti kemacetan, minimnya tempat istirahat, dan tindak kejahatan tetap perlu diwaspadai pemudik saat melintasi jalan tol sepanjang 366 kilometer tersebut.

Kajian Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan, jalan tol itu diprediksi akan dilintasi 88.335 kendaraan pada masa mudik Lebaran tahun ini. Ruas jalan yang sudah operasional dari Bakauheni hingga Terbanggi Besar (139,9 kilometer). Adapun ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung masih fungsional, dan ruas Kayu Agung–Palembang masih dalam pengerjaan.
Penelusuran Kompas, Selasa hingga Sabtu (14-18/5/2019), pembenahan Jalan Tol Trans-Sumatera terus dilakukan, mulai dari pengerasan jalan, pembangunan tempat istirahat darurat, hingga penyediaan stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU).
Saat meninjau Tol Trans-Sumatera, Selasa (14/5), Tenaga Ahli Utama Pengendalian Pembangunan Monitoring dan Evaluasi Program Prioritas Nasional Bidang Infrastruktur Kantor Staf Presiden Febry Calvin Tetelepta memperkirakan, minat masyarakat untuk melintasi Jalan Tol Trans-Sumatera cukup tinggi. Selain karena tertarik mencoba jalan tol baru, mahalnya harga tiket pesawat juga akan membuat masyarakat memakai jalur darat.
Secara terpisah, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, pemudik bisa melewati Tol Trans-Sumatera dari Bakauheni hingga Palembang. Namun, ruas Pematang Panggang-Kayu Agung-Palembang belum rampung dikerjakan. Ada ruas yang belum dilapisi aspal dan yang masih berupa jalan tanah.
Untuk ruas tol yang fungsional hanya beroperasi pada pukul 06.00-18.00. Meski belum tuntas, Jalan Tol Trans-Sumatera dapat memangkas waktu tempuh Bandar Lampung-Palembang hingga enam jam dibandingkan melalui jalan lintas timur Sumatera yang memakan waktu sekitar 12 jam. Namun, sejumlah persoalan seperti potensi kemacetan perlu diantisipasi.
Kemacetan dapat terjadi di sejumlah pintu keluar karena adanya penyempitan jalur atau jalan rusak dari arah jalan tol menuju jalan nasional atau arteri. Beberapa titik yang rawan macet, seperti di Gerbang Tol Bakauheni, karena banyak kendaraan berpotensi masuk bersamaan seusai turun dari kapal penyeberangan.
Selain itu, kemacetan karena penyempitan jalan dapat terjadi di gerbang keluar Simpang Pematang, Pematang Panggang, Kayu Agung, dan Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan. Adapun titik rawan macet karena jalan rusak berada di pintu keluar tol Kota Baru.
Tempat istirahat darurat
Hal lain yang berpotensi mengganggu kenyamanan mudik adalah minimnya tempat istirahat di Tol Trans-Sumatera. Dari Bakauheni hingga Palembang, hanya ada tempat istirahat darurat.
Ada 11 tempat istirahat darurat yang dipersiapkan dari Bakauheni hingga Pematang Panggang. Fasilitas darurat ini memakai kontainer sebagai ruang shalat, istirahat, dan kantin. Disediakan juga toilet dan SPBU modular milik Pertamina.

Warga juga membangun warung tenda yang menyediakan makanan, minuman, toilet, dan balai istirahat. Namun, pengendara harus memarkir kendaraan di bahu jalan sehingga dapat memicu kemacetan jika terjadi penumpukan kendaraan di tempat istirahat darurat.
Sales Executive Ritel Rayon V Pertamina Sumatera Bagian Selatan Ferry Fernando menjamin kebutuhan bahan bakar untuk pemudik melalui Tol Trans-Sumatera. ”Kami menyiapkan Pertamax dan Solar Dex, tetapi jumlah di setiap rest area berbeda, 3 kiloliter sampai 5 kiloliter,” ujarnya.
Pertamina juga menyiapkan bahan bakar kemasan 5 liter dan 10 liter. Namun, pemudik tetap perlu membawa bahan bakar cadangan untuk antisipasi kekurangan di perjalanan. Pasalnya, di ruas Kayuagung-Palembang tak tersedia tempat istirahat.
Masalah lain yang perlu diantisipasi adalah tindak kejahatan yang mungkin terjadi di beberapa ruas jalan tol, seperti di jalur Tulang Bawang, Lampung, hingga Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Di jalan non-tol di kawasan ini kerap terjadi penodongan atau pemerasan dengan senjata tajam.
Kondisi rawan ini tak lepas dari minimnya penerangan jalan dan tiadanya pagar yang membatasi area tol dengan lahan perkebunan. Kawasan di sekitar tol juga jarang ditemui permukiman penduduk.
Sekretaris Asosiasi Jasa Pengiriman Logistik Sumatera Selatan Haris Jumadi mengakui, sopir truk logistik kerap diperas di Jalintim di kawasan Mesuji, di perbatasan Lampung-Sumatera Selatan. Kondisi ini bisa menjadi potensi bergesernya tindak kriminal ke jalan tol.
Penembak jitu
Untuk meningkatkan keamanan, Haris mengusulkan ada patroli jalan raya, penjagaan di pintu-pintu tol, dan pusat panggilan darurat yang aktif dan tersosialisasikan dengan baik.
Terkait hal itu, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Zulkarnain Adinegara menjamin tak akan ada tindak kriminal bagi pemudik. Sebanyak 2.000 personel, termasuk penembak jitu (sniper), telah disiapkan. ”Tim sniper disiapkan untuk mengantisipasi sejumlah bentuk kejahatan, seperti begal dan bajing loncat,” katanya.(AIN/RAM/SKA/XTI/REN/MEL/IRE)

 

 

Minggu, 19 Mei 2019

Mencoba Bus Bebas Polusi di Monas


Pengunjung Monas antusias menaiki bus listrik transJakarta yang sedang diuji coba untuk antar jemput dari parkiran IRTI hingga ke pintu masuk Tugu Monas, Jakarta, dan sebaliknya, Minggu (19/5/2019). Menurut rencana, uji coba ini akan berlangsung hingga tiga bulan ke depan setiap Sabtu dan Minggu.


Pengunjung Monas antusias menaiki bus listrik transJakarta yang sedang diuji coba untuk antar jemput dari parkiran IRTI hingga ke pintu masuk Tugu Monas, Jakarta, dan sebaliknya, Minggu (19/5/2019).

 

 Pengunjung Monas antusias antre menaiki bus listrik transJakarta yang sedang diuji coba untuk antar jemput dari parkiran IRTI hingga pintu masuk Tugu Monas, Jakarta, dan sebaliknya, Minggu (19/5/2019).





 Pengunjung Monas antusias menaiki bus listrik transJakarta yang sedang diuji coba untuk antar jemput dari parkiran IRTI hingga ke pintu masuk Tugu Monas, Jakarta, dan sebaliknya, Minggu (19/5/2019).




PT TransJakarta melakukan uji coba bus listrik untuk antar jemput pengunjung Monas dari parkiran IRTI hingga pintu masuk Tugu Monas, Jakarta, dan sebaliknya, Minggu (19/5/2019). Menurut rencana, uji coba ini akan berlangsung hingga tiga bulan ke depan setiap Sabtu dan Minggu.









Minggu, 10 September 2017

BCA gratiskan tarik tunai di ATM bank lain

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan menggratiskan biaya tarik tunai antar bank di ATM. Hal ini sebagai kompensasi terjadinya gangguan terhadap 5.700 ATM BCA karena tidak berfungsi dengan baiknya satelit Telkom 1.
Nantinya BCA akan mengganti biaya tarik tunai antar bank yang dilakukan nasabah di akhir bulan. Penggantian biaya tarik tunai antar bank ini akan berakhir seiring dengan selesainya penanganan gangguan Telkom 1.
Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA bilang penanganan ATM BCA yang terkena masalah ini akan selesai dalam waktu 2 sampai 3 minggu. "BCA akan mengganti biaya tarik tunai ATM antar bank yang dilakukan oleh nasabah," ujar Jahja ketika memberikan keterangan resmi, Senin (28/8).
Jahja menekankan, penggantian biaya ini khusus diberikan kepada nasabah yang melakukan tarik tunai selain BCA.
Seperti diketahui jika nasabah BCA mengambil tunai di ATM bank lain akan dikenakan biaya Rp 7.500.
Jika nasabah melakukan transfer atau cek saldo di ATM bank lain, menurut Jahja tidak termasuk dalam biaya yang diganti oleh BCA ini.
BCA menyiapkan dana tunai sebesar Rp 50 miliar sampai Rp 70 miliar sebagai pengganti biaya tarik tunai antar bank ini. Jahja berharap dengan semakin cepatnya proses penyelesaian 5.700 ATM dan 126 kantor kas yang bermasalah, diharapkan biaya yang dikeluarkan akan semakin rendah.
Sebagai gambaran saat ini nasabah BCA yang menggunakan ATM BCA sebagai sarana transaksi adalah sebesar 4 sampai 5 juta nasabah. Sedangkan nasabah BCA yang menggunakan ATM bank lain sebagai media transaksi sebesar 100.000 sampai 400.000 nasabah.

Selasa, 05 September 2017

Accelerate Your Income With Flashin

Minggu, 13 Agustus 2017

Green Gorga

Green Gorga


www.greengorga.com




Selasa, 23 Mei 2017

Iboih, Si Cantik di Ujung Barat Indonesia

Sabang, wilayah paling barat Indonesia punya deretan pantai eksotis. Salah satunya adalah Pantai Iboih yang sekali seumur hidup kamu harus ke sini.

Berada di sebelah timur Pulau Sabang, Iboih memiliki pantai yang cantik menggoda. Pasir putih, laut biru, langit yang cerah dan Pulau Rubiah di seberang pantai menjadi pemandangan utama di Iboih.

Bayangkan, kamu duduk di atas pasir lembut dengan pemandangan hijau Pulau Rubiah dan cakrawala biru ditemani oleh belaian angin lembut dan sinar matahari. Liburan impian.

Iboih, Si Cantik di Ujung Barat Indonesia
Iboih, Si Cantik di Ujung Barat Indonesia


Sabang pun terus 'merias' diri dengan melengkapi fasilitas-fasilitas penunjang pariwisata. Di depan pantainya pun terdapat masjid, atm, toko oleh-oleh serta lahan parkir.

Pengunjung bebas untuk mengeksplore daerah Iboih. Kental dengan syariat islam, bukan berarti pantai ini tak bisa dinikmati.

Kamu boleh berpakaian bebas asalkan sopan. Bagian ketiak tidak kelihatan dan celana di bawah lutut. Turis pun menaati peraturan ini lho!



Mau liburan ke sini? Jalur Pantai Iboih belum memiliki transportasi publik. Sehingga kamu harus menyewa mobil, motor atau kapal untuk sampai ke sini.

Untuk mobil memakan waktu tempuh sekitar 20 menit, motor dan kapal sekitar 45 menit. Harga yang ditawarkan pun bervariasi.

Kalau mau ke Sabang denga motor kamu bisa datang ke penyewaan motor di kota atau pun di Pelabuhan Balohan dengan harga Rp 100.000 pwr hari. Untuk penyewaan mobil juga variasi mulai dari Rp 600.000 - Rp 800.000 per hari. Tergantung dari merk mobil.

Penyewaan kapal bisa dibilang cukup mahal, sekitar Rp 1.000.000 per boatnya. Boat ini cukup untuk 5 orang.

Yuk ke liburan ke Sabang!

Detik

Sarapan Pagi di Sabang, Coba Wisata Kuliner Mie Jalak

Sabang - Liburan ke Sabang tidak lengkap tanpa wisata kuliner. Traveler harus coba Mie Jalak. Pas untuk sarapan pagi.

detikTravel mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Sabang, Selasa (23/5/2017) atas undangan Kementerian Pariwisata. Jalan-jalan ke Kota Sabang, tak lengkap rasanya kalau tidal wisata kuliner.

Di pusat kota yang berada di Jl Perdagangan, banyak terdapat pertokoan. Salah satunya rumah makan. Tak hanya Mie Aceh, ada satu lagi yang tak boleh traveler lewatkan, Mie Jalak. Diberi nama Jalak, karena pembuatnya bernama Pak Jalak.

Bentuk mie-nya lurus dan gepeng. Berwarna sedikit pucat, Mie Jalak ditaburi daun bawang, telur rebus dan potongan tumis ikan kecap.

Ini juga perlu dicoba traveler. Enak! (Bonauli/detikTravel)


Diberi sedikit kuah dan sambal, Mie Jalak bakalan menggoyang lidah traveler yang baru pertama kali mencoba. Enak banget!

Makan Mie Jalak enggak lengkap tanpa minuman favorit khas Aceh, teh tarik. Kalau sudah begini, traveler yang letih sehabis jalan-jalan akan merasa kembali bertenaga.


Teh tarik sebagai pelengkap (Bonauli/detikTravel)


Mie Jalak bisa traveler temukan di satu tempat di Jl Perdagangan 17, Sabang di Kedai Aneka Ria. Kedai ini buka mulai pagi sekitar pukul 09.00 - 22.00 WIB. Harganya Rp 12.000 per porsinya.

Bukan hanya Mie Jalak, kedai ini juga menyajikan roti bakar dan kopi tarik. Inilah menu sarapan yang bakalan bikin traveler semangat buat menjelajahi Kota Sabang.
Kalau ke Sabang, jangan lupa mampir ke sini ya! (Bonauli/detikTravel)
Kalau ke Sabang, jangan lupa mampir ke sini ya! (Bonauli/detikTravel)




Atasi Defisit Listrik di Sumatera

Kapal Pembangkit Listrik



Kapal pembangkit listrik atau Marine Vessel Power Plant (MVPP) asal Turki, yakni Karadeniz Powership Onur Sultan bersandar di Pelabuhan Belawan Medan.

Kapal MVPP adalah salah satu yang terbesar di dunia. Memiliki panjang/Length Over All (LOA) 295,82 meter, lebar 46 meter dan bobot 90.084 ton, kapal ini sudah berlabuh di perairan Belawan sejak Jumat malam (21/5/2017).

"Pelindo 1 telah menyiapkan pelayanan pemanduan dan penundaan untuk melayani proses sandar kapal ini di Dermaga Khusus PLTU Sicanang, Belawan. Untuk pelayanan kapal MVPP ini, Pelindo 1 telah menyiapkan 7 kapal tunda, 3  orang pandu/pilot, dan penyiapan alur" jelas General Manajer Pelabuhan Belawan, Yarham Harid dalam keterangan resminya, Minggu (21/5/2017).

Menurut dia, perseroan juga memastikan kesiapan proses pelayanan kapal ini melalui koordinasi dan supervisi dengan berbagai pihak seperti syahbandar.

Pengecekan sarana prasarana dan kesiapan pekerja di lapangan menjadi faktor penting agar pelayanan kapal ini dapat berjalan lancar dan efisien.

Keberadaan MVPP ini diharapkan dapat menutupi serta mengantisipasi defisit listrik dalam jangka pendek dan memperkuat sistem kelistrikan di Sumatera bagian Utara.

Kapal pembangkit ini memiliki kapasitas daya 240 MW, dan dapat ditingkatkan hingga 480 MW. Sehingga diharapkan tidak ada lagi masalah pemadamam listrik di wilayah Sumatera bagian Utara.

Kapal ini diberangkatkan dari Istanbul, Turki  pada bulan April lalu, yang serah terimanya dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, T. Erry Nuradi.

 
EditorBambang Priyo Jatmiko

Kompas.com

Geotour Indonesia Direktori Lokasi Wisata Alam Indonesia

Geotour Indonesia adalah web yang berisi berbagai informasi wisata alam di Indonesia, khususnya lokasi tempat menarik yang tersebar di Indonesia.





Selasa, 07 Februari 2017

Tutoba


Senin, 19 Desember 2016

Liburan Ke Danau Toba Menikmati Wisata Alam Yang Indah Bersama Tutoba

Danau Toba adalah salah satu destinasi unggulan dari berbagai destinasi wisata yang ada di Indonesia. Danau Toba memiliki keindahan alam yang terkenal sebagai ikon utama tempat wisata di Pulau Sumatera untuk menikmati wisata alamwisata budaya, bermacam wisata kulinerjuga terdapat wisata sejarah dan wisata rohani.

Tutoba menyediakan berbagai paket wisata ke Kawasan Danau Toba, dengan layanan yang terbaik dan harga yang murah. Silahkan Anda memilih paket wisata yang sesuai dengan rencana berlibur Anda.

Tutoba Tour & Travel adalah salah satu divisi di dalam PT. Pollung Gaja Toba yang merupakan suatu perusahaan yang didirikan oleh 77 orang alumni ITB yang berasal dari Kawasan Danau Toba. Tutoba Tour & Travel melakukan usaha atau bisnis paket wisata modern dengan tujuan KDT, full service (jemput di dan antar ke bandara Silangit) dengan tarif kompetitif. 

Liburan Ke Danau Toba
Sawah di tepi Danau Toba






Jumat, 16 Desember 2016

Rental Mobil Wisata Kawasan Danau Toba


http://pollungpas.tutoba.com/
POLLUNGPAS
PollungPas adalah bisnis transportasi modern, nyaman, mudah dan pasti dengan tarif kompetitif dan target perdana adalah untuk menampung lalu lintas penumpang penerbangan ke dan dari Bandara Silangit.

PollungPas menghadirkan layanan transportasi yang berbeda dengan transportasi konvensional. Transportasi ini berbasis aplikasi, sehingga mudah diakses oleh penumpang serta mengedepankan standar keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu. Hadir dengan model executive class, PollungPas diharapkan menjadi pioneer dalam mengubah wajah transportasi umum dan wisata di KDT.

POLLUNGPAS RENTCAR WILAYAH MEDAN DAN SILANGIT

mobilephone wa

085221011547

facebbok
Facebook

line
@pollungpas

Travel Regular Bandara Silangit ke Kawasan Danau Toba

Mobil Rental di Bandara Silangit dan Pelabuhan Tomok